Grand Prix Kanada: 4 momen bersejarah

Grand Prix Kanada: 4 momen bersejarah

Sejarah F1 GP Kanada

System 1 GP Kanada adalah salah satu balapan paling ikonik dan menarik di kalender. Sejak edisi pertamanya pada tahun 1967, telah menjadi ajang momen bersejarah yang menandai sejarah olahraga ini.

Dengan kampanye pilot kurang dari setengah kalender, posisi mulai dikutip semakin banyak. Jarak menjadi lebih jelas dan aspirasi tumbuh atau berkurang, sesuai dengan kinerja masing-masing anggota grid.

Sirkuit Gilles Villeneuve siap menerima edisi baru Grand Prix Kanada, yang disusun dengan banyak cerita untuk diceritakan, tetapi lebih banyak lagi untuk ditulis.

Di Strendus kami mengulas cerita paling menonjol yang pernah terjadi di aspal GP Kanada.

4 momen yang kita ingat di GP Kanada

Penerbangan spektakuler pemenang lokal Kubica Juara Latin pertama Selamat ulang tahun, Alesi

pemenang lokal

Dalam sejarah panjang GP Kanada, hanya satu pembalap lokal yang mampu meraih kemenangan.

Pada tahun 1978 Gilles Villeneuve, seorang pembalap dari Quebec yang timnya adalah Ferrari, memenangkan Grand Prix Montreal dan merayakannya dengan seluruh kota.

Sirkuit Kanada sekarang dinamai Gilles Villeneuve, untuk menghormatinya.

Dalam kasus serupa lainnya, pebalap Kanada yang saat ini membalap di F1, Lance Stroll, mencetak poin kejuaraan dunia pertamanya di Kanada, selama balapan 2017.

Penerbangan spektakuler Kubica

Pada edisi 2007, ketidakpastian mencengkeram semua penonton di Grand Prix Kanada, ketika Sauber Robert Kubica terangkat dari trotoar dan menabrak pembatas beton.

Untungnya, selain cedera pergelangan kaki dan gegar otak, gelandang Polandia itu tidak mengalami cedera serius dan melanjutkan kariernya.

Gelandang Polandia yang pertama tiba di F1 ini harus absen pada akhir pekan berikutnya, memberi ruang untuk debut pemuda bernama Sebastian Vettel.

Juara Latin Pertama

Dari tahun 1967 hingga 1973, Grand Prix Kanada didominasi oleh orang Eropa dan Anglo-Saxon.

Pembalap pemenang pertama dari perhentian ini adalah Jack Brabham (Australia), Denny Hulme (Australia), Jack Ikcx dua kali (Belgia), Jackie Stewart dua kali (Inggris) dan Peter Revson (Amerika Serikat).

Pada tahun 1974, Emerson Fittipaldi menang di atas McLaren-nya, menjadi orang Latin pertama yang menang di sirkuit Kanada.

selamat ulang tahun alesi

Giovanni Alesi memperebutkan lebih dari 200 Grand Prix dalam 13 tahun sebagai pembalap di kategori teratas, tetapi hanya meraih satu kemenangan.

Pada tahun 1995, dengan mengendarai Ferrari-nya, pembalap Italia itu meraih satu-satunya kemenangan sepanjang karirnya, di Grand Prix Kanada musim itu.

Seakan kejutan belum cukup, ternyata balapan digelar pada 11 Juni, tepat di hari Alesi menginjak usia 31 tahun.

Setelah mengetahui momen bersejarah tersebut dari GP Kanada, jangan lupa daftar ke Strendus untuk mendukung ‘Checo’ Pérez di akhir pekan nanti.

Author: James Young